Sebanyak 20 item atau buku ditemukan

Pribadi Insani: Manajemen Pengembangan Mutu SDM Berbasis Modal Spiritual

Kajian dan perbincangan tentang modal spiritual saat ini mempunyai tempat tersendiri, baik di Timur maupun di Barat. Bahkan akademisi-akademisi di dunia Barat yang sekuler tak luput membahas serta menghubungkan unsur spiritualitas dengan topik-topik seputar aktivitas entrepreneurship, leadership, dunia kerja, serta keagamaan. Konsep modal spiritual telah mengubah persepsi dan pandangan kita tentang modal yang sebelumnya cenderung bersifar materialistis. Capital (modal) selama ini dimaknai sebagai hal-hal yang dapat memberikan keuntungan, profit, kekayaan, serta kekuasaan. Berbeda dengan modal spiritual yang mempunyai tujuan, makna, serta perspektif yang dimiliki secara kolektif tentang sesuatu yang paling penting dalam hidup, yang dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan berbagai resource yang berada dalam jiwa manusia. Bagi organisasi atau lembaga, khususnya lembaga pendidikan, penting menanamkan motif-mitif spiritual dalam proses pengembangan SDM, dimulai sejak proses rekrutmen. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan tenaga pendidik yang berkualitas dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Dengan spiritualitas pun, kesuksesan dan prestasi dapat dicapai. Rekrutmen dan pengembangan SDM berbasis modal spiritual tidak hanya menawarkan pencerahan secara individual, tetapi juga dapat digunakan sebagai sarana dan alat untuk mencapai kebahagiaan, baik dunia maupun akhirat.

Peran dan fungsi ulama pendidikan

Kekuasaan dan Keluwesan Hukum Islam Teori Jihad dalam Hukum Islam 3. I'jazul Qur'an dan metodologi Tafsir • Prof. Dr. Nurcholis Madjid 1. Kehampaan Spiritual Masyarakat Modern 2. Khazanah Intelektual Islam 3. Islam Kemoderenan dan ...

Sejarah Pendidikan Islam

Sejarah pendidikan Islam merupakan cabang ilmu pengetahuan yang membahas tentang pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam, baik dari segi konsep, ide, maupun lembaga penyelenggaranya. Berfokus pada kajian sejarah, objek dalam studi ini sama seperti kajian sejarah lainnya, yakni terdapat ruang dan waktu yang merupakan bagian penting dari penelitian sejarah. Pendidikan Islam berperan sebagai objek yang diteliti dengan bertumpu pada runtutan peristiwa atau kejadian yang ditulis menjadi suatu rangkaian kisah berdasarkan periode tertentu. Berbeda dengan buku sejenis, Sejarah Pendidikan Islam mengkaji sejarah pasang surutnya pendidikan Islam berdasarkan perkembangan Islam itu sendiri. Tidak hanya melihat perkembangan pendidikan Islam di dunia, namun di dalamnya juga dipaparkan secara komprehensif mengenai kondisi pendidikan Islam di Indonesia sejak masa kerajaan Islam, kolonial hingga reformasi. Selain itu, buku ini semakin kaya dengan adanya pengetahuan tambahan berupa informasi mengenai profil lembaga perguruan tinggi Islam tertua di dunia dan Indonesia, serta lembaga pendidikan pondok pesantren tertua di Jawa. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Di lingkungan khusus di mana Islamnya kuat atau mayoritas, pelajaran agama mulai di kelas I dan jam pelajaran ... pendidikan agama (Pasal 1); (b) Di sekolahsekolah rendah pendidikan agama dimulai di kelas IV, banyaknya 2 (dua) jam ...

Pendidikan Agama Islam

Pembaca yang budiman, buku yang ada ditangan Anda ini adalah kumpulan materi yang menjelaskan tentang Agama Islam secara komprehensif. Tiga pilar utama agama Islam, yaitu: Akidah, Syari`ah dan Akhlak diuraikan dengan sistematis dan rinci. Tujuannya dalah untuk menciptakan tashawwur (pemahaman) yang baik terhadap agama yang sempurna ini. Dengan demikian kita mampu menjalankan agama ini berdasarkan Ilmu dan Iman. Disamping itu, Islam tidak saja agama yang berorintasi kepada kehidupan akhirat. Akan tetapi Islam juga memperikan perhatian pada kehidupan dunia secara berimbang. Oleh sebab itu, Islam membenci segala benuk ke-jumud-an dalam berfikir dan mendorong manusia untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan. Banyak ayat ataupun hadis yang menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan. Namun, dibalik pencapain itu semua harus kita sadari bahwa tujuan dibalik penciptaan manusia dan segala pencapaiannya adalah untuk beribadah kepada Allah Swt. Manusia tidak akan pernah bisa dekat dengan Allah Swt yang telah menciptakannya dan alam semesta kecuali dengan Islam sebagai jalan yang lurus dalam kehidupan.

Pembaca yang budiman, buku yang ada ditangan Anda ini adalah kumpulan materi yang menjelaskan tentang Agama Islam secara komprehensif.

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Masyarakat Pluralistik

Buku ini mengungkapkan bahwa semakin mengadopsi materi agama nonmuslim maka pembelajaran PAI pada peserta didik plural agama dapat diterima. Hal ini terus terlaksana karena tidak dijumpai peserta didik pluralistik mengkonversi agamanya menjadi agama Islam. Pembelajaran PAI pada peserta didik plural agama tersebut dilakukan hanya pada aspek pengetahuan. Pelaksanaan ini dapat terus berlangsung dan dapat diketahui melalui beberapa hal. Kebijakan Yapis Papua dalam Pembelajaran PAI pada masyarakat pluralistik tidak memperhatikan keagamaan yang dianut para siswa melainkan hanya mengajarkan agama tertentu terhadap para siswa yang beragam keagamaannya. Namun demikian, cara pembelajaran PAI yang demikian itu dapat berjalan secara efektif atau tidak menimbulkan resistensi. Hal ini terjadi disebabkan pembelajaran di Yapis Papua tidak bertujuan mengganti keagamaan para siswa, tidak memaksa peserta didik menkonversi agamanya ke dalam agama Islam, tidak mewajibkan penghayatan dan pengamalan pengetahuan agama Islam. Penerapan pembelajaran ini dilakukan tidak sepenuhnya misi ideologi tetapi lebih didasari pada pertimbangan misi sosial terutama pengenalan Islam, karena pembelajaran pendidikan agama Islam diberikan kepada siswa nonmuslim tidak menjadikan mereka keluar dari agamanya justru menjadikan pelajaran pendidikan agama sebagai sarana memperkenalkan agama Islam. Penerapan pembelajaran PAI pada 3 satuan pendidikan Yapis Papua yaitu Universitas Yapis Papua, SMK Hikmah Yapis, dan SMA Hikmah Yapis dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru sebagai ahli yang memegang kontrol selama proses pembelajaran, model teacher centris, strategi pembelajaran ekspositori. Guru/Dosen sebagai subyek dalam pembelajaran PAI dimana pendidik tidak mengharuskan peserta didik pluralis mengamalkan ajaran agama Islam, memasukkan unsur nilai dan ajaran agama non muslim di dalam materi pembelajaran PAI, guru menurunkan nilai standar kriteria ketuntasan minimal bagi peserta didik nonmuslim. Pada sisi kognitif, guru menyadur ajaran agama peserta didik pluralistik. Pada sisi psikomotorik mereka hanya mengetahui praktik keagamaan namun tidak dilaksanakan. Pada sisi afektif, guru mengambil nilai-nilai yang sama dengan ajaran agama lain yang sesuai dengan afektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Hal ini diberikan karena program studi tersebut adalah program studi umum yang peserta didiknya ada yang beragama Islam ada pula yang beragama non Islam.344 Terkecuali pada program studi Pendidikan Agama Islam yang mana mata kuliah ...

Etika Bisnis Islam Era 5.0

  • ISBN 13 : 9786232318540
  • Judul : Etika Bisnis Islam Era 5.0
  • Pengarang : Dr. Ika Yunia Fauzia,  
  • Penerbit : Rajawali pers
  • Klasifikasi : 174.4 FAU e
  • Call Number : 174.4 FAU e DR. e
  • Bahasa : Indonesia
  • Edisi : 1
  • Penaklikan : xx, 426 hlm.; 23 cm
  • Tahun : 2021
  • Halaman : 426
  • Ketersediaan :
    2023-05770-0005
    Tersedia di Perpustakaan Universitas Pelita Bangsa
    2023-05770-0004
    Tersedia di Perpustakaan Universitas Pelita Bangsa
    2021-05171-0003
    Tersedia di Perpustakaan Universitas Pelita Bangsa
    2021-05171-0002
    Tersedia di Perpustakaan Universitas Pelita Bangsa
    2021-05171-0001
    Tersedia di Perpustakaan Universitas Pelita Bangsa

Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya

Islamic Entrepreneurship Kewirausahaan Berbasis Pemberdayaan