Sebanyak 38608 item atau buku ditemukan

Desain dan Pengembangan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Implementasi Model ADDIE

Buku ini menyajikan dan mengupas salah satu model desain dan pengembangan sistem pembelajaran yang dapat digunakan untuk menciptakan program pelatihan yang mampu meningkatkan kompetensi peserta, memotivasi proses belajar peserta training, meningkatkan daya ingat atau retensi terhadap kompetensi yang dilatihkan dalam dunia kerja nyata. Sangat tepat untuk digunakan di pusdiklat, pengelola program pelatihan (training manager), instruktur, pelatih, pengajar, dan pendidik untuk diaplikasikan dalam menciptakan program pelatihan yang berkualitas, sehingga dapat membantu peserta dalam menguasai kompetensi yang dilatihkan. ------- Penerbit Kencana (Prenadamedia Group)

Metode latihan berulang atau drill and pratice berisi serangkaian latihan atau praktek yang perlu dilakukan oleh peserta. ... yang dikemas dengan menggunakan metode tutorial dapat disampaikan melalui orang, komputer, atau bahan ajar.

Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi Melalui Program Detasering

Pada tahun 2020, pelaksanaan program detasering sebagai program yang dikembangkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud dilaksanakan dalam kondisi pandemi Corona virus disease 2019 (Covid-19). Program Detasering memiliki multi manfaat, bukan saja bagi Perguruan Tinggi Sasaran (Pertisas), tetapi juga bagi pihak-pihak terkait seperti Detaser, Perguruan Tinggi Sumber (Pertisum), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Mahasiswa dan Masyarakat. Pelaksanaan program detasering di masa pandemi Covid-19, awalnya banyak dirasakan sebagai kecemasan, karena sepenuhnya dilaksanakan secara daring (virtual) sebagai konsekuensi pembatasan sosial (social distancing). Namun, kondisi tersebut telah mampu dilewati dengan baik dan lancar. Dalam buku ini tergambar potret yang dideskripsikan dengan baik oleh para detaser tentang pengalamannya di masa pandemi Covid-19. Buku ini memaparkan topik-topik tentang; (1) Penyusunan Renstra di Universitas Muhamadiyah Maluku Utara pada Program Detasering di Masa Pendemi Covid-19; (2) Pelaksanaan Program Detasering di Masa Pandemi Covid 19: Membangun Sinergi Untuk Meningkatkan Mutu Layanan Perguruan Tinggi; (3) Rancak Semangat Mewujudkan Mutu Pendidikan; (4) Strategi Harmonisasi Kurikulum Perguruan Tinggi dalam Membangun Lulusan yang Tangguh Pasca Pandemi Covid-19; (5) Student Centred Learning sebagai Upaya untuk Menempatkan Mahasiswa sebagai Jantung dalam Proses Pembelajaran; (6) Meningkatkan Kualitas Belajar Melalui Students Centred Learning (SCL) Berbasis Pembelajaran Daring; (7) Peningkatan Kinerja Pengabdian kepada Masyarakat melalui Implementasi Program KKN Tematik; serta (8) Manajemen Elektronik Jurnal: Upaya Keberlanjutan Akreditasi Jurnal Nasional Pasca Pandemi Covid-19. Kita memang sedang susah namun, perlu upaya untuk menginterpretasikan keadaan ini dengan cara yang lebih positif. Kita telah membuktikan bagaimana bisa hidup harmonis di dalamnya. Oleh karena itu, kita sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai bagian dari Program Detasering tahun 2020 masih mampu membantu dan menghiasi berbagi ilmu pengetahuan. Selain itu saling sharing pengalaman kepada rekan sejawat di Perguruan Tinggi lain sebagai upaya meningkatkan kualitas Pendidikan tinggi di masa pandemi Covid-19. Semoga kondisi ini cepat berlalu diiringi doa dan karya-karya yang membanggakan bagi ibu pertiwi.

Komputer di Sekolah. https://doi.org/10.1080/07380569.2016. 1139912 Metros, SE (2008). Peran pendidik dalam mempersiapkan peserta didik yang melek visual. Teori menjadi Praktek. https://doi.org/10.1080/004058408019922 64 Mok, HN (2014).

Program Inovatif dan Kerjasama Melalui Konseling Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan SMA Negeri 8 Surabaya

Buku ini ditulis dalam rangka meningkatkan mutu Pendidikan di SMAN 8 secara Inovatif, juga diharapkan ada kerjasama antara orang tua murid dan guru, untuk mencapai Inovatif ini, walaupun berbeda suku, yaitu suku Jawa, Madura dan Suku ARAB, namun dalam upaya Peningkatan Mutu Pendidikan, dimana Guru merupakan Pendidik, juga sebagai Media penghubung melalui ajaran dan pendidikan agama (Religi) yang tinggi, dan kerjasama di semua pihak yang berada di Wilayah tersebut.

Contohnya: telepon genggam, komputer, kendaraan bermotor, dsb; Inovasi proses; melibatkan implementasi peningkatan ... pengemasan, promosi; Inovasi organisasi; kreasi organisasi baru, praktek bisnis, cara menjalankan organisasi atau ...

Kinerja Pendamping Program Keluarga Harapan Pasca Diklat Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga

Pendamping PKH sebagai mitra kerja pemerintah, merupakan komponen kunci dalam kegiatan P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga), karena tidak hanya berperan sebagai pendamping yang memonitor kepatuhan KPM tetapi juga berperan sebagai fasilitator. Maka perlu mempersiapkan pendamping PKH sebagai tenaga fasilitator yang memiliki kemampuan professional dan berkualitas, memiliki pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan komitmen yang tinggi demi mensukseskan program ini. Kinerja yang optimal dari fasilitator sangat diperlukan dalam P2K2 agar tujuan dari program ini sesuai yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat gambaran kinerja pendamping PKH pada level outcome terhadap kegiatan P2K2 yang berlangsung selama ini. Gambaran dimulai dari proses pendidikan dan pelatihan bagi pendamping, proses P2K2 yang dilakukan terhadap KPM PKH sampai dengan perubahan perilaku yang terjadi pada KPM dampingan, relevansi antara proses diklat dengan tugas Pendamping PKH, dan prioritas pengembangan apa yang perlu dilakukan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kombinasi (mixed methods) yaitu kualitatif dan kuantitatif. Pelaksanaan pengumpulan data dilakukan di 6 wilayah regional Balai Diklat Kementerian Sosial yaitu Padang, Bandung, Yogyakarta, Banjarmasin, Makassar dan Jayapura.

Metode penyampaiannya menggunakan laptop atau komputer. Materi diklat diunduh di website berupa soft file ... Aktivitas dalam diklat ceramah, diskusi, simulasi, dan banyak praktek di lapangan. Kemampuan utama yang harus dimiliki oleh ...

Peningkatan partisipasi ibu-ibu rumah tangga dalam pemecahan masalah kemiskinan keluarga melalui program usaha ekonomi kampung (PUEK)

10 pengakuan responden , kenyataan dalam praktek di lapangan , dan kesesuaian dengan acuan teori yang ada . ... dibantu dengan perangkat komputer program Statistic Package for Social Science ( SPSS ) 10.0 Underwindow , terutama terhadap ...

Modul Program Aplikasi Paket Microsoft Office Word

Modul ini disusun untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa AMIK Indonesia dalam mata kuliah Program Aplikasi Komputer. Modul ini disusun dengan kualifikasi merangkum semua materi pembelajaran Microsoft Office Word. Teknik penyajiannya dilakukan secara terpadu dengan melibatkan praktek langsung dengan latihan-latihan beserta kasus penerapanya

... kuliah Program Aplikasi Komputer. Modul ini disusun dengan kualifikasi merangkum semua materi pembelajaran Microsoft OfficeWord. Teknik penyajiannya dilakukan secara terpadu dengan melibatkan praktek langsung dengan latihan-latihan ...

MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 1

Dalam proses kegiatan belajar mengajar di Perguruan Tinggi, setiap mata kuliah pasti memerlukan literatur dan media sebagai acuan dan penunjang pembelajaran. Beragamnnya buku dan literatur yang digunakan dosen dalam mengajar, membuat tujuan dalam pembelajaran menjadi kurang terarah. Agar lebih terarah dan untuk mengefektifkan proses belajar-mengajar tersebut, maka dosen dituntut untuk menyusun buku ajar atau modul yang sesuai dengan Silabus dan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) maupun Satuan Materi Sajian (SMS), yang akan digunakan sebagai alternatif literatur kegiatan pembelajaran.

Dalam proses kegiatan belajar mengajar di Perguruan Tinggi, setiap mata kuliah pasti memerlukan literatur dan media sebagai acuan dan penunjang pembelajaran.

Orientasi Pendidikan Agama Islam Society 5.0 Telaah Kitab Ayyuhal Al-Walad Karya Imam Al-Ghazali

Dunia pendidikan dalam keadaan serius. Tidak hanya serius dalam melaksanakan pelayanan dengan kualitas terbaik namun juga pendidikan memerlukan pemikiran dan upaya yang seirus terkait keberlangsungan pendidikan itu sendiri terutama masa pandemi ataupun disebut masa adaptasi kebiasaan baru saat ini membuat kompleksitas problem pendidikan semakin lengkap. Pada modern sekarang yakni era revolusi industri 4.0 masyarakat kita telah bersahabat dengan teknologi, hal ini tampak pada pemanfaatan yang mulai merata di kalangan masyarakat terkait dunia digital dalam bidang ekonomi hingga praktik pendidikannya. Akan tetapi pada tahun 2019 lalu kita dikejutkan dengan peresmian society 5.0 yang diinisiasi oleh Jepang, sebagai solusi revolusi industri 4 yang dikhawatirkan akan meniadakan peran manusia dalam dunia pendidikan khususnya karena semua aktivitas pelayanan pendidikan dilakukan oleh robot dan sebaliknya masyarakat 5.0 merupakan masyarakat yang dapat memberikan solusi penyelesaikan setiap problem dan tantangan sosial dengan memanfaatkan hasil inovasi yang terlahir pada masa revolusi industri 4.0 yaitu diantaranya internet (internet on things), data dengan jumlah besar (big data), kecerdasan buatan (artificial intelligence), serta robot guna menaikkan kualitas kehidupan manusia. Ini artinya, komponen utama yang dimanfaatkan masyarakat 4.0 adalah lebih kepada kecerdasan buatan untuk menyelesaikan problemnya, kemudian pada 5.0 ini masyarakat beralih menjadi masyarakat yang berprinsip tetap menggunakan teknologi sebagai alat, sedangkan pelaku utamanya adalah manusia. Sehingga yang semula hanya menjadikan internet sebagai sarana berbagi informasi lalu menjadikan internet sebagai perantara menjalani kehidupan. Adapun posisi buku ini yaitu memberikan orientasi untuk menentukan sikap dan peran Pendidikan Agama Islam dalam pembekalan hidup dalam bermasyarakat era 5.0 dengan berpedomankan kitab Ayyuhal Al-Walad karya Imam Al-Ghazali. Sedangkan cakupan buku ini pada bagian Pertama, menjelaskan, Orientasi Pendidikan Agama Islam Society 5.0 Kedua, Ilmu dan Amal Pegangan Utama Masyarakat 5.0, Ketiga, Sholat sebagai Kendaraan Tercanggih Masyarakat 5.0, Keempat, Macam-macam Perilaku Masyarakat 5.0, Kelima, Pendidikan dalam Masyarakat 5.0, Keenam, Obat Hati Masyarakat 5.0, Ketujuh, Perilaku Yang Harus Dihindari Masyarakat 5.0 , dan Kedelapan, Kunci Sukses Masyarakat 5.0.

Dunia pendidikan dalam keadaan serius.