Sebanyak 143 item atau buku ditemukan

Gaya Kepemimpinan, Keterikatan Kerja Dan Kinerja Karyawan

Suatu instansi atau organisasi memiliki beberapa komponen untuk mencapai tujuannya. Akan tetapi, ada salah satu hal penting yang terkadang dilupakan. Padahal, komponen tersebut berpengaruh pada jalan dan perkembangan suatu instansi tersebut. Komponen penting itu ialah gaya kepemimpinan. Gaya kepemimpinan seorang pemimpin dari suatu instansi erat kaitannya dengan keterikatan dan kepuasan kerja karyawan. Ketiganya berjalan beriringan dan saling memengaruhi satu sama lain. Buku ini menjabarkan secara teoretis dan komprehensif terkait apa saja hal yang perlu dilakukan dalam menjalankan instansi/organiasi. Tentu akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa hingga akademisi dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

Suatu instansi atau organisasi memiliki beberapa komponen untuk mencapai tujuannya.

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERBASIS VIRTUAL

Kepemimpinan virtual menjadi trend dalam berbagai diskusi, riset, dan pengambilan kebijakan di era revolusi industry 4.0. Berangkat dari pengalaman masa pandemic Covid-19, kepemimpinan virtual menjadi solusi alternatif menjalankan kegiatan organisasi dengan tetap mengikuti protocol kesehatan social distancing. Berbagai permasalahan organisasi khususnya satuan pendidikan kian kompleks, disebabkan faktor internal dan eksternal, dibutuhkan model kepemimpinan virtual yang efektif dan efisien. Tugas dan fungsi pemimpin di satuan pendidikan dapat berjalan seperti biasa bahkan lebih kreatif dan inovatif dengan pemanfaatan virtual dalam proses pengambilan kebijakan, koordinasi, pelaksanaan, penilaian, dan tindak lanjut. Kepala sekolah sebagai top leader, dibutuhkan jiwa inklusif dan memiliki political will beradaptasi dengan kemajuan digital dan virtual kontemporer. Kompetensi kepala sekolah sejatinya selalu di-up grade, baik literasi media, literasi digital, maupun literasi informasi. Kepemimpinan kepala sekolah berbasis virtual dapat lebih akuntabel dan eligible, karena berbasis data, efektif dan efisien, mengatasi ruang dan waktu, bersifat online dan real time, serta bersikap objektif dan professional Kemudahan dan kelebihan kepemimpinan lah berbasis virtual berimplikasi kepada pelaksanaan tugas dan fungsi kepala sekolah yang berorientasi mutu dan kinerja, yaitu perencanaan, pelaksanaan, penilaian, pengendalian, dan peningkatan. Arah dan orientasi sekolah menuju kepada pencapaian mutu dan kinerja. Mutu sekolah mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan, meliputi kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan. Kemudahan pengeloaan data dan administrasi ke delapan komponen SNP, sangat relevan dengan implementasi EMIS (Educational Managemen Information System). EMIS tersebut mewadahi beberapa aplikasi, baik aplikasi akademik, personalia, sarana dan prasarana, keuangan, dan lainnya. Penggunaan EMIS di sekolah harus di-backup oleh hardware, software, dan brainware. Sekolah yang berbasis digital membantu pelaksanaan mutu pendidikan dan sekaligus memudahkan dalam implementasi kepemimpinan kepala sekolah berbasis virtual.

Kepemimpinan kepala sekolah berbasis virtual dapat lebih akuntabel dan eligible, karena berbasis data, efektif dan efisien, mengatasi ruang dan waktu, bersifat online dan real time, serta bersikap objektif dan professional Kemudahan dan ...

Pendidikan Karakter: Program, Evaluasi, dan Implementasinya

Buku ini menyajikan tahapan evaluasi atas implementasi program pendidikan karakter di sekolah dasar. Evaluasi yang dilakukan yaitu menggunakan evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, dan Pro- duct) dari Stufflebeam. Melalui evaluasi model tersebut diharapkan program pendidikan karakter yang diterapkan atau dilakukan di sekolah dasar mendapatkan evaluasi apakah program tersebut sudah sesuai dengan visi, misi, dan tujuan program pendidikan karakter.

Buku ini menyajikan tahapan evaluasi atas implementasi program pendidikan karakter di sekolah dasar.

PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN HIDUP

Pentingnya pendidikan karakter peduli lingkungan seharusnya pemerintah membuat program adiwiyata, yang merupakan salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya kesadaran dan pengetahuan sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, untuk itu diharapkan sekolah terlibat untuk mencapai lingkungan yang sehat dan menghindari dampak negatif. Program adiwiyata bertujuan untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga warga sekolah ikut bertanggungjawab dalam upaya penyelamatan lingkungan. Pendidikan karakter peduli lingkungan di sekolah dibagi menjadi pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kesehatan lingkungan.

Pentingnya pendidikan karakter peduli lingkungan seharusnya pemerintah membuat program adiwiyata, yang merupakan salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya kesadaran dan pengetahuan sekolah dalam ...

Pendidikan Karakter

Konsep dan implementasinya

Pentingnya pendidikan karakter telah menjadi kesadaran masyarakat luas, akan tetapi, pelaksanaannya kerap kali mengalami hambatan yang disebabkan keterbatasan berbagai keterampilan dan kemampuan satuan pendidikan yang menerapkannya. Di samping itu, tingkat pemahaman satuan pendidikan yang beragam juga menjadi hambatan yang tak terhindarkan. Permasalahan di atas, serta pengalaman bertahun-tahun menjadi pendidik, mendorong penulis menyajikan sebuah analisis tajam yang membongkar akar permasalahan serta menawarkan solusi alternatif dalam pengembangan program pendidikan karakter pada satuan pendidikan. Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasinya tidak hanya menelaah pendapat beberapa ahli yang didasarkan pada kebijakan pemerintah dalam pembangunan dan pengembangan pendidikan di Indonesia. Poin yang sangat menarik lainnya adalah tawaran penulis mengenai peer group model (keteladanan teman sebaya) dalam rangka membangun keteladanan di lingkungan sekolah. Di tengah urgensi membangun dan membenahi pendidikan karakter di satuan pendidikan, buku ini kelak dipercaya sebagai satu referensi dan panduan bagi kepala satuan pendidikan, pendidik, dan tenaga kependidikan lainnya dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada satuan pendidikan Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

sifat kejiwaan, akhlak, dan budi pekerti yang membedakan seseorang dengan orang lain.7 Adapun menurut Kamus Ilmiah Populer Bahasa Indonesia karakter diartikan sebagai watak, tabiat, pembawaan, kebiasaan.8 Sementara itu, ...

POTRET PENDIDIKAN KARAKTER DI PESANTREN

Aplikasi Model Keteladanan dan Pembiasaan dalam Ruang Publik

Buku ini terdiri empat bagian. Bagian pertama merupakan bagian pendahuluan, problematika moral/akhlak masyarakat dan kontruksi metode penelitian. Bagian kedua, merupakan bagian nilai-nilai pendidikan pesantren dalam membentuk karakter. Bagian ketiga, peran pesantren dalam pembentukan karakter. Sedangkan bagian terakhir atau keempat merupakan bagian diamana penulis menemukan hasil penelitian yaitu potret pendidikan karakter di pesantren Al-Kandiyas Krapyak Yogyakarta.

Melihat uraian tersebut maka dapat dikatakan bahwa pembentukan karakter seharusnya dimulai sejak anak masih belita, bahkan dalam Islam pendidikan anak dimulai sejak dalam kandungan, disitulah bahwa dalam membentuk karakter bisa ...

Manajemen Pendidikan Karakter

Belajar dari negeri Cina inilah, barangkali pemerintah Indonesia memprogramkan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah. Untuk itu, diperlukan manajemen yang tepat agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara berkelanjutan (continuing) serta mencakup seluruh aspek karakter bangsa secara utuh dan menyeluruh (kaffah). Sehingga, pendidikan karakter tersebut betul-betul dapat menyiapkan generasi bangsa menuju bangsa yang beradab dan bermartabat. Hal ini juga penting, terutama untuk mempertahankan diri dari proses degradasi karakter bangsa yang tanda-tandanya sudah kita rasakan akhir-akhir ini. Buku “Manajemen Pendidikan Karakter” ini, dapat membangkitkan inspirasi, kesadaran, pemahaman, kepedulian, dan komitmen Anda sebagai bangsa Indonesia, khususnya bagi para guru, pengawas, dan kepala sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berkarakter.

Agar guru dapat mengembangkan pendidikan karakter secara efektif, serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam peningkatan pribadi peserta didik, guru perlu memiliki hal-hal berikut: 1. menguasai dan memahami pendidikan ...

Pendidikan Karakter

Proses penyusunan buku ini merupakan karya kolaborasi dari akademisi yang disiplin ilmunya merupakan bidang pendidikan dari beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta di tanah air. Kolaborasi ini dimaksudkan agar memperkaya khazanah pengetahuan yang tertuang dalam buku ini sehingga konten dari buku ini dapat diterima oleh berbagai kalangan dari berbagai daerah di Indonesia. Adapun latar belakang dari penulisan buku ini merupakan refleksi kondisi dekadensi moral generasi muda pada saat ini yang sudah terseret jauh dari akar nilai budaya. Sering kali kita menemukan banyak perilaku yang tidak sesuai dengan nilai moral mulai dari tindakan pencurian, kenakalan remaja, pergaulan bebas, penggunaan obat-obat terlarang, maupun adab kesopanan yang mulai luntur, semua itu tidak hanya terjadi pada wilayah perkotaan yang notabenya merupakan daerah yang tingkat individualnya tinggi, namun juga terjadi di daerah pedesaan. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang menganut adat ketimuran yakni hidup bergotong-royong, penuh tanggung jawab, berani dalam melaksanakan kebaikan dengan penuh keberadaban, hidup berdampingan waluapun berbeda suku, ras, agama serta tetap menjaga etika sopan santun. Memperhatikan realita kehidupan dewasa sekarang ini, maka buku ini hadir untuk memberikan kontribusi berupa solusi konstruktif dari berbagai persoalan yang erat kaitannya dengan penanaman karakter terhadap anak-anak baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun di lingkungan tempat bermain mereka. Buku ini sangat relevan dimiliki oleh para akdemisi, praktisi pendidikan, orang tua, maupun pemerhati pendidikan karena isi dari buku ini mengulas tuntas pendidikan karakter mulai dari nilai moral, metodologi maupun implementasinya di era millennial dan yang terpenting sangat aplikatif.

melalui tingkah laku yang baik, jujur, bertanggung jawab, adil, menghormati orang lain, disiplin, dan karakter mulia lainnya (Lickona, 1992). 3. Kertajaya dalam Supriyatno mendefinsikan karakter adalah karakteristik yang melekat pada ...

Etika Profesi

Buku ini disusun untuk mengetahui, memahami dan memperluas pengetahuan tentang etika dalam profesi. Buku ini sangat berguna untuk membantu wawasan bagi mahasiswa, aparatur pemerintah, pemerhati pendidikan, dan pekerja dalam memberikan pelayanan pendidikan. Buku ini terbangun atas tujuh pembahasan, yaitu: Bab 1 Konsep Dasar Etika Profesi Bab 2 Kode Etik Profesi Bab 3 Etika dan Moral Bab 4 Manusia Pengembang Profesi Bab 5 Kode Etik Profesi Konselor Bab 6 Etika Profesi Pendidik Bab 7 Etika Profesi Statistikawan Bab 8 Etika Profes Interpreter Bab 9 Etika Profesi Engineering

Buku ini terbangun atas tujuh pembahasan, yaitu: Bab 1 Konsep Dasar Etika Profesi Bab 2 Kode Etik Profesi Bab 3 Etika dan Moral Bab 4 Manusia Pengembang Profesi Bab 5 Kode Etik Profesi Konselor Bab 6 Etika Profesi Pendidik Bab 7 Etika ...

MANAJEMEN PENDIDIKAN

Buku Manajemen Pendidikan ini disusun sebagai pegangan bagi dosen/mahasiswa dan juga pengelola pendidikan di lembaga pendidikan tenaga kependidikan. Penguasaan terhadap materi buku ini diharapkan memberi mereka kemampuan dasar untuk melaksanakan pengelolaan pendidikan dengan baik.

Definisi tersebut menjelaskan bahwa manajemen mutu-TQM menekankan pada dua konsep utama. Pertama, sebagai suatu filosofi dari perbaikan terus menerus (continous improvement) dan kedua, berhubungan dengan alatalat dan teknik seperti ...