Sebanyak 13 item atau buku ditemukan

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERBASIS VIRTUAL

Kepemimpinan virtual menjadi trend dalam berbagai diskusi, riset, dan pengambilan kebijakan di era revolusi industry 4.0. Berangkat dari pengalaman masa pandemic Covid-19, kepemimpinan virtual menjadi solusi alternatif menjalankan kegiatan organisasi dengan tetap mengikuti protocol kesehatan social distancing. Berbagai permasalahan organisasi khususnya satuan pendidikan kian kompleks, disebabkan faktor internal dan eksternal, dibutuhkan model kepemimpinan virtual yang efektif dan efisien. Tugas dan fungsi pemimpin di satuan pendidikan dapat berjalan seperti biasa bahkan lebih kreatif dan inovatif dengan pemanfaatan virtual dalam proses pengambilan kebijakan, koordinasi, pelaksanaan, penilaian, dan tindak lanjut. Kepala sekolah sebagai top leader, dibutuhkan jiwa inklusif dan memiliki political will beradaptasi dengan kemajuan digital dan virtual kontemporer. Kompetensi kepala sekolah sejatinya selalu di-up grade, baik literasi media, literasi digital, maupun literasi informasi. Kepemimpinan kepala sekolah berbasis virtual dapat lebih akuntabel dan eligible, karena berbasis data, efektif dan efisien, mengatasi ruang dan waktu, bersifat online dan real time, serta bersikap objektif dan professional Kemudahan dan kelebihan kepemimpinan lah berbasis virtual berimplikasi kepada pelaksanaan tugas dan fungsi kepala sekolah yang berorientasi mutu dan kinerja, yaitu perencanaan, pelaksanaan, penilaian, pengendalian, dan peningkatan. Arah dan orientasi sekolah menuju kepada pencapaian mutu dan kinerja. Mutu sekolah mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan, meliputi kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan. Kemudahan pengeloaan data dan administrasi ke delapan komponen SNP, sangat relevan dengan implementasi EMIS (Educational Managemen Information System). EMIS tersebut mewadahi beberapa aplikasi, baik aplikasi akademik, personalia, sarana dan prasarana, keuangan, dan lainnya. Penggunaan EMIS di sekolah harus di-backup oleh hardware, software, dan brainware. Sekolah yang berbasis digital membantu pelaksanaan mutu pendidikan dan sekaligus memudahkan dalam implementasi kepemimpinan kepala sekolah berbasis virtual.

Kepemimpinan kepala sekolah berbasis virtual dapat lebih akuntabel dan eligible, karena berbasis data, efektif dan efisien, mengatasi ruang dan waktu, bersifat online dan real time, serta bersikap objektif dan professional Kemudahan dan ...

Nubar - Tokoh Pendidikan Dunia (Jabar #58) Jilid 1

Dunia pendidikan sedang menjadi fokus perhatian. Segala aktivitas berbau pendidikan menjadi sorotan. Tokoh pendidikan wajib menjadi panutan. Perannya sangat besar dalam perkembangan kemajuan pendidikan. Dua puluh satu tokoh pendidikan dunia dalam dan luar negeri disajikan dalam buku ini. Sudahkah mengetahui hasil pemikiran para tokoh seperti; Lev Vygotsky, Ikhwan Al-Shafa, Friedrich Wilhelm August Froebel, Taufiqi Bravo Viec, Abdullah Gymnastiar? Siapa lagi enam belas tokoh lainnya? Jawabannya ada dalam buku ini. Dua puluh satu artikel mengupas tuntas buah pemikiran dua puluh satu tokoh penting dalam dunia pendidikan. Pemikiran dan karya-karya mereka menjadi referensi berharga untuk menciptakan pendidikan berkualitas.

Gerakan Thawalib adalah gerakan yang dibangun kaum reformis Islam di Sumatera Barat yang dipengaruhi oleh pemikiran ... Rasuna Said kemudian mendalami agama pada Haji Rasul atau Dr. H. Abdul Karim Amrullah yang mengajarkan pentingnya ...

Psikologi Pendidikan

Topik-topik materi yang disajikan dalam buku ini berkisar tentang variabel-variabel yang berasosiasi dengan konsep, karakteristik, dan informasi psikologis terkait pelajar, pembelajaran, serta peran guru dalam pembelajaran. Variabel-variabel tersebut disajikan serta dijelaskan secara detail dalam bentuk sepuluh topik yang dikemas sedemikian rupa menjadi sepuluh bab. Penulis berharap, buku ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi para pembaca. Keseluruhan materi dalam buku ini dipresentasikan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta mudah dimengerti demi mempermudah pembaca (guru, calon guru, para akademisi psikologi, para praktisi psikologi, mahasiswa/i, dan semua pihak yang membutuhkan ilmu psikologi pendidikan) dalam memahami materi-materi buku ini. Harapan kami, buku ini dapat menjadi salah satu referensi bagi para pembaca serta mampu membantu memperluas khazanah pengetahuan dan wawasan para pembaca tentang ilmu psikologi pendidikan. Psikologi Pendidikan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Psikologi Pendidikan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Psikologi Pendidikan

Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia. Tingkah laku di sini diartikan secara luas ialah segala kegiatan, tindakan perbuatan manusia yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, yang disadari maupun tidak disadarinya. Termasuk di dalamnya: cara berbicara, berjalan, berpikir atau mengambil keputusan, cara ia mengambil sesuatu, caranya beraksi terhadap segala sesuatu yang datang dari luar dirinya maupun dari dalam dirinya. Psikologi pendidikan adalah cabang dari ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan. Buku ini disusun dengan judul Psikologi Pendidikan mampu membantu menambah bahan ajar dan mahasiswa dalam mempelajari psikologi dan untuk mempermudah mempelajari materi psikologi pendidikan. Psikologi Pendidikan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Psikologi Pendidikan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

DINAMIKA PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM

Buku ini merupakan bagian – ringkasan - dari beberapa disertasi bidang Psikologi Pendidikan Islam (PPI) yang ditulis di Program Doktor UMY. Hingga April 2020, Program Doktor PPI UMY sudah melahirkan 91 Doktor bidang PPI. Sudah banyak tema riset disertasi yang ditulis oleh mahasiswa PPI, baik yang menempuh studi dengan biaya sendiri, maupun melalui pro-gram beasiswa Kemenag 5000 Doktor. Sungguh baik jika semua hasil disertasi tersebut dipublikasikan dalam bentuk jurnal dalam dan luar negeri. Terlebih lagi bila dipublikasikan dalam bentuk ringkasan disertasi seperti dalam buku ini. Ke depan akan lebih baik lagi jika semua disertasi diterbitkan dalam bentuk penulisan utuh disertasi berwujud buku. Sejauh ini, sudah banyak tema riset yang ditulis yang jika diklasifikasikan diantarnya sebagai berikut: Pertama, terkait tema psikologi dalam bentuk prilaku, diantaranya tentang topik: Model pendidikan pranikah pengan-tin remaja; Hubungan sexual pranikah mahasiswi anak TKI; Prilaku kenakalan remaja; Kecurangan akademik (academic fraud) dan Motivasi belajar santri. Kedua, tema tentang metode pengajaran, diantaranya tentang topik: Psikologi dan metodologi pengajaran bahasa Arab; Fun card sebagai media pembelajaran; Model quantum learning. Ketiga, terkait tentang studi teks, seperti: Konseling spiritual Tunjuk Ajar Melayu; Nilai pendidikan karakter Serat Sasana Sunu. Keempat, tentang tema pendidikan, kecerdasan dan karakter, diantaranya tentang topik: Multiple intelligence; Pen-didikan karakter di pesantren Pabelan, Boarding school, SLB dan SDIT; Pendidikan Keluarga muslim minoritas; Pendidikan di kalangan masyarakat miskin; Pola asuh orangtua anak vi berprestasi; Pendidikan karakter dalam AIK; Haji berulangkali dan kematangan emosi; Parenting, dan lain-lain. Keempat, tema yang terkait kepemimpinan dan komunitas yakni tentang: Kepemimpinan kepala sekolah dan profesio-nalitas guru; Muslimah karir; Psikologi PKL; Kecemasan aparatur negara (bureaucratic anxiety); Kohesivitas muslim Pangestu; EQ dan SQ dosen; Pendidikan anak dalam keluarga muslim kontemporer; Pola asuh kiyai dan kemandirian santri; Model pendidikan entrepreneurship; Psikologi pensiun; Model kepemimpinan Unggah-ungguh Basa dan Basa Semu. Masih ada beberapa topik disertasi lainnya yang belum dituliskan di pengantar ini. Kelima, penulisan disertasi secara konseptual dalam Quran maupun Hadis, seperti: Pendidikan karakter dalam Islam; Konsep ‘ibadurrahman dalam Quran; Konsep syukur; Konsep akal sehat; Ruhiologi; Pengendalian emosi. Mengakhiri pengantar ini, ke depan menarik pula untuk dijadikan topik disertasi tentang warisan psikologi pendidikan ulama klasik serta kontekstualisasinya di zaman kini. Demikian pula kajian epistemologis ranah psikologi pendidikan Islam klasik dan kontemporer, serta integrasinya dengan wilayah Islamic studies kontemporer, selain juga riset lanjutan aplikatif psikologi pendidikan Islam seperti yang tertera diatas. Semoga buku kedua PPI UMY ini akan disusul dengan terbitan yang ketiga dan seterusnya.

Buku ini merupakan bagian – ringkasan - dari beberapa disertasi bidang Psikologi Pendidikan Islam (PPI) yang ditulis di Program Doktor UMY.

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Masyarakat Pluralistik

Buku ini mengungkapkan bahwa semakin mengadopsi materi agama nonmuslim maka pembelajaran PAI pada peserta didik plural agama dapat diterima. Hal ini terus terlaksana karena tidak dijumpai peserta didik pluralistik mengkonversi agamanya menjadi agama Islam. Pembelajaran PAI pada peserta didik plural agama tersebut dilakukan hanya pada aspek pengetahuan. Pelaksanaan ini dapat terus berlangsung dan dapat diketahui melalui beberapa hal. Kebijakan Yapis Papua dalam Pembelajaran PAI pada masyarakat pluralistik tidak memperhatikan keagamaan yang dianut para siswa melainkan hanya mengajarkan agama tertentu terhadap para siswa yang beragam keagamaannya. Namun demikian, cara pembelajaran PAI yang demikian itu dapat berjalan secara efektif atau tidak menimbulkan resistensi. Hal ini terjadi disebabkan pembelajaran di Yapis Papua tidak bertujuan mengganti keagamaan para siswa, tidak memaksa peserta didik menkonversi agamanya ke dalam agama Islam, tidak mewajibkan penghayatan dan pengamalan pengetahuan agama Islam. Penerapan pembelajaran ini dilakukan tidak sepenuhnya misi ideologi tetapi lebih didasari pada pertimbangan misi sosial terutama pengenalan Islam, karena pembelajaran pendidikan agama Islam diberikan kepada siswa nonmuslim tidak menjadikan mereka keluar dari agamanya justru menjadikan pelajaran pendidikan agama sebagai sarana memperkenalkan agama Islam. Penerapan pembelajaran PAI pada 3 satuan pendidikan Yapis Papua yaitu Universitas Yapis Papua, SMK Hikmah Yapis, dan SMA Hikmah Yapis dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru sebagai ahli yang memegang kontrol selama proses pembelajaran, model teacher centris, strategi pembelajaran ekspositori. Guru/Dosen sebagai subyek dalam pembelajaran PAI dimana pendidik tidak mengharuskan peserta didik pluralis mengamalkan ajaran agama Islam, memasukkan unsur nilai dan ajaran agama non muslim di dalam materi pembelajaran PAI, guru menurunkan nilai standar kriteria ketuntasan minimal bagi peserta didik nonmuslim. Pada sisi kognitif, guru menyadur ajaran agama peserta didik pluralistik. Pada sisi psikomotorik mereka hanya mengetahui praktik keagamaan namun tidak dilaksanakan. Pada sisi afektif, guru mengambil nilai-nilai yang sama dengan ajaran agama lain yang sesuai dengan afektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Buku ini mengungkapkan bahwa semakin mengadopsi materi agama nonmuslim maka pembelajaran PAI pada peserta didik plural agama dapat diterima.

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Materi Pembelajaran Perguruan Tinggi

Buku ini disusun dengan tujuan agar para mahasiswa bisa belajar secara efektif dan efi sien dan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran PAI.

Buku ini disusun dengan tujuan agar para mahasiswa bisa belajar secara efektif dan efi sien dan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran PAI.

MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 1

Dalam proses kegiatan belajar mengajar di Perguruan Tinggi, setiap mata kuliah pasti memerlukan literatur dan media sebagai acuan dan penunjang pembelajaran. Beragamnnya buku dan literatur yang digunakan dosen dalam mengajar, membuat tujuan dalam pembelajaran menjadi kurang terarah. Agar lebih terarah dan untuk mengefektifkan proses belajar-mengajar tersebut, maka dosen dituntut untuk menyusun buku ajar atau modul yang sesuai dengan Silabus dan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) maupun Satuan Materi Sajian (SMS), yang akan digunakan sebagai alternatif literatur kegiatan pembelajaran.

Dalam proses kegiatan belajar mengajar di Perguruan Tinggi, setiap mata kuliah pasti memerlukan literatur dan media sebagai acuan dan penunjang pembelajaran.

Buku Teks Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum

Buku PAI pada PTU ini merupakan salah satu ikhtiar penulis dalam menyebarluaskan ilmu sekaligus untuk menyediakan bahan bacaan atau rujukan bagi peserta didik dan pendidik yang sedang melaksanakan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum. Buku Edisi III ini merupakan hasil pengembangan dan penyempurnaan berupa penambahan bab dan konten di dalamnya, dari materi bahan ajar yang pernah penulis sampaikan sebelumnya.

Buku PAI pada PTU ini merupakan salah satu ikhtiar penulis dalam menyebarluaskan ilmu sekaligus untuk menyediakan bahan bacaan atau rujukan bagi peserta didik dan pendidik yang sedang melaksanakan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam ...

Membumikan Pendidikan Karakter Di SD

Konsep, praktik & strategi