Sebanyak 5015 item atau buku ditemukan

SILSILAH KELUARGA KIAI ENDING ZAHIDI: Suatu Jejak yang Hampir Terlupakan

Penulisan buku ini merupakan bentuk bakti kami kepada keluarga besar Kiai Ending Zahidi. Dalam penyusunannya, buku ini dipelopori oleh Kiai Dadang Hidayat (putra kelima dari Kiai Ending Zahidi) yang juga merupakan orang yang paling berjasa dalam penelusuran silsilah keluarga, baik melalui jalur Kiai Ending Zahidi maupun melalui Nyai Encum. Penelusuran Kiai Dadang Hidayat tersebut mulai dilakukan sekitaran tahun 2013 hingga tahun 2014. Namun karena banyaknya kesibukan dan lain sebagainya, hasil penelusuran tersebut belum berhasil dibukukan. Pada tahun 2020, putra dari Kiai Dadang Hidayat yaitu M. Abdul Aziz (Encép) mulai menggagas untuk membukukan kembali hasil penelusuran ayahnya tersebut. Maka buku ini mulai dapat diwujudkan pada tahun 2020, mandeg hampir 7 tahun sejak proses penelusuran yang dilakukan Kiai Dadang Hidayat di tahun 2013. Penulis (Idik Saeful Bahri) mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegagalan dalam penerbitan buku silsilah keluarga Kiai Ending Zahidi. Kesibukan dalam menghadapi kehidupan perkuliahan di tanah perantauan, membuat buku ini harus mandeg bertahun-tahun lamanya. Namun, penulis tetap tidak pernah melupakan untuk merampungkannya. Salah satu alasan lain kenapa penulis tidak merampungkan buku ini di tahun-tahun sebelumnya, karena penulis menginginkan silsilah keluarga Kiai Ending Zahidi ini dimuat bersamaan dengan target penulis menyusun buku tentang Eyang Hasan Maolani. Di tahun 2013 hingga sekitaran tahun 2018, catatan-catatan dan hasil penelitian tentang Eyang Hasan Maolani masih sangat minim sekali, sehingga rencana penulisan buku tentang Eyang Hasan Maolani juga gagal diwujudkan, yang implikasinya penulisan silsilah keluarga Kiai Ending Zahidi juga tidak terlaksana. Namun di tahun 2020, usulan dari M. Abdul Aziz yang ingin membukukan kembali silsilah keluarga Kiai Ending Zahidi merubah cara pandang penulis, dari yang tadinya harus termuat sejalan dengan penerbitan buku Eyang Hasan Maolani, menjadi pembuatan buku silsilah keluarga secara mandiri. Penulis ucapkan rasa terima kasih kepada M. Abdul Aziz atas usulannya dalam pembukuan kembali silsilah ini. Istilah penyebutan di dalam buku ini penulis bagi menjadi 2, yaitu “penulis” dan “kami”. Istilah “penulis” merujuk kepada Idik Saeful Bahri sebagai orang yang menulis langsung buku ini, sementara istilah “kami” merujuk kepada ketiga inisiator buku ini, yaitu: Kiai Dadang Hidayat, Idik Saeful Bahri, dan M. Abdul Aziz. Kami mengharapkan semoga buku ini bisa bermanfaat, utamanya bagi setiap insan keturunan Kiai Ending Zahidi dan Nyai Encum dimanapun berada. Pembaca sekalian diperbolehkan untuk menggandakan dan menyebarluaskan buku ini tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada kami, karena buku ini kami wujudkan sebagai rasa bakti terhadap keluarga.

... bin Muhammad Sohib Mirbath (dari Hadramaut) bin Ali Kholi' Qosam bin Alawi Ats-Tsani bin Muhammad Sohibus Saumi'ah bin Alawi Awwal bin Ubaidullah bin Muhammad Syahril Ali Zainal 'Abidin bin Hussain bin Fatimah az-Zahra binti Nabi ...

Buku aktifitas puasa Ramadhan ( picture book ) Hari Pertama Ikhsan Berlatih Puasa

Ikhsan adalah seorang anak yang duduk di bangku SD kelas enam. Pada saat bulan Ramadhan, ia tidak pernah ikut menjalankan ibadah puasa hingga dirinya menjadi bahan ejekan beberapa teman di sekolahnya. Ikhsan pun mulai risih. Tidak ingin terus-terusan di-bully, ia lalu memutuskan untuk melakukan ibadah puasa seperti yang dilakukan teman-temannya. Namun ternyata hal itu tidak mudah seperti yang ia bayangkan. Banyak godaan dan cobaan yang harus ia hadapi. Mampukah Ikhsan menjalankan ibadah puasanya? Simak terus kelanjutan kisahnya, ya. teman-teman!

Ikhsan adalah seorang anak yang duduk di bangku SD kelas enam.

Buku Aktivitas Seru Anak Islam PUASA Marhaban Ya Ramadhan

Buku aktivitas yang dikemas untuk mengenalkan pengetahuan puasa dengan sederhana. Aktivitasnya pun dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir, kemampuan motorik dan imajinasi anak, seperti mewarnai, menggambar, maze, mencari perbedaan, dan menghitung.

Buku aktivitas yang dikemas untuk mengenalkan pengetahuan puasa dengan sederhana.

99 Fenomena Menakjubkan dalam Al-Quran: Puasa, Makan, dan Gizi

Mana dulu yang diciptakan, pendengaran atau penglihatan? Mengapa daging babi diciptakan lalu diharamkan? Mengapa Allah ciptakan air laut asin, sementara sungai, danau, dan tanah Allah buat airnya tawar? Untuk aoa jasad Fir’aun Allah perlihatkan? Apa istimewanya rayap, semut, nyamuk, bahkan lalat? Apa kata sejarah tentang kaum ‘Ad, Tsamud, dan kaum Sodom? Bagaimana efek sabar dan memaafkan bagi kehidupan? Bagaimana shalat menjadi pertolongan dan apa pengaruhnya bagi kesehatan? Mungkinkah doa mengubah takdir? Temukan jawaban itu semua dalam buku ini. 99 Fenomena Menakjubkan dalam Al-Quran mengungkap banyak sekali fakta menarik yang terdapat dalam Al-Quran dari berbagai bidang ilmu pengetahuan: sejarah, psikologi, dan fisiologi, biologi, geografi, fisika, fauna, sosial, kesehatan, makanan dan gizi, serta astronomi. Ditulis dengan gaya bahasa yang mengajak kita berpikir, menyandingkan ayat-ayat Allah dalam Al-Quran dengan ayat-ayat-Nya di alam raya, membaca buku ini semoga menjadikan kita ulul albab, yang berpikir dan meyakini Al-Quran sebagai kitab yang tak ada sesuatu pun di dalamnya kecuali kebenaran. [Mizan, Mizan Publishing, Mizania, Agama, Islam, Fenomena, Al-Quran, Dewasa, Indonesia]

Mana dulu yang diciptakan, pendengaran atau penglihatan?

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan Ultimate

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan Dalam Bahasa Indonesia Bersumberkan Dari Kitab Suci Al-Quran Serta Al-Hadist Versi Ultimate. Hati akan baik dan istiqamah dengan penyerahan hati secara penuh kepada Allah SWT dan merasa dekat denganNya. Manakala banyak makan, minum, berbicara, tidur dan banyak bergaul dengan sesama dapat memutuskan hubungan jiwa kepada Allah SWT dan menyebabkan hati semakin terceraiberai serta terbagi-bagi, atas rahmat Allah terhadap hambaNya, Dia mensyariatkan puasa yang dapat mengurangi kelebihan makan dan minum, dan membersihkan hati dari ragam nafsu yang menghalangi jalan menuju Allah. Allah SWT mensyariatkan i'tikaf yang bertujuan membiasakan hati untuk tetap dan selalu bersama Allah, menyepi bersamaNya, memutuskan hubungan dari selainNya. Dan Allah SWT mensyariatkan atas hambaNya menjaga lidah dari setiap hal yang tak berguna di akhirat kelak. Dan mensyariatkan shalat malam yang berguna bagi jiwa dan raga.

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan Dalam Bahasa Indonesia Bersumberkan Dari Kitab Suci Al-Quran Serta Al-Hadist Versi Ultimate.

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan Dalam Bahasa Indonesia Bersumberkan Dari Kitab Suci Al-Quran Serta Al-Hadist. Hati akan baik dan istiqamah dengan penyerahan hati secara penuh kepada Allah SWT dan merasa dekat denganNya. Manakala banyak makan, minum, berbicara, tidur dan banyak bergaul dengan sesama dapat memutuskan hubungan jiwa kepada Allah SWT dan menyebabkan hati semakin terceraiberai serta terbagi-bagi, atas rahmat Allah terhadap hambaNya, Dia mensyariatkan puasa yang dapat mengurangi kelebihan makan dan minum, dan membersihkan hati dari ragam nafsu yang menghalangi jalan menuju Allah. Allah SWT mensyariatkan i'tikaf yang bertujuan membiasakan hati untuk tetap dan selalu bersama Allah, menyepi bersamaNya, memutuskan hubungan dari selainNya. Dan Allah SWT mensyariatkan atas hambaNya menjaga lidah dari setiap hal yang tak berguna di akhirat kelak. Dan mensyariatkan shalat malam yang berguna bagi jiwa dan raga.

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan Dalam Bahasa Indonesia Bersumberkan Dari Kitab Suci Al-Quran Serta Al-Hadist.

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan Hardcover Version

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan Dalam Bahasa Indonesia Bersumberkan Dari Kitab Suci Al-Quran Serta Al-Hadist Versi Hardcover. Hati akan baik dan istiqamah dengan penyerahan hati secara penuh kepada Allah SWT dan merasa dekat denganNya. Manakala banyak makan, minum, berbicara, tidur dan banyak bergaul dengan sesama dapat memutuskan hubungan jiwa kepada Allah SWT dan menyebabkan hati semakin terceraiberai serta terbagi-bagi, atas rahmat Allah terhadap hambaNya, Dia mensyariatkan puasa yang dapat mengurangi kelebihan makan dan minum, dan membersihkan hati dari ragam nafsu yang menghalangi jalan menuju Allah. Allah SWT mensyariatkan i'tikaf yang bertujuan membiasakan hati untuk tetap dan selalu bersama Allah, menyepi bersamaNya, memutuskan hubungan dari selainNya. Dan Allah SWT mensyariatkan atas hambaNya menjaga lidah dari setiap hal yang tak berguna di akhirat kelak. Dan mensyariatkan shalat malam yang berguna bagi jiwa dan raga.

Ringkasan Fiqih Ibadah Puasa Ramadhan Dalam Bahasa Indonesia Bersumberkan Dari Kitab Suci Al-Quran Serta Al-Hadist Versi Hardcover.

Manajemen Zakat

Histori, Konsepsi, dan Implementasi

Buku ini mencoba mengajak pembaca untuk membahas perihal zakat yang menjadi salah satu instrumen penting dalam ekonomi Islam. Tujuan dari zakat adalah terwujudnya kesejahteraan ekonomi umat. Dalam buku ini dibahas secara mendalam perihal manajemen zakat dalam perspektif historis, konseptual serta implementasi di era kontemporer, pada beberapa Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di Indonesia. Dengan komposisi bahasan di atas, buku berjudul Manajemen Zakat: Histori, Konsepsi, dan Implementasi ini perlu untuk dibaca. Terutama bagi sivitas akademika yang memiliki concern pada bidang ekonomi syariah atau ekonomi Islam, ekonomi zakat, serta fikih dan manajemen zakat. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Dalam buku ini dibahas secara mendalam perihal manajemen zakat dalam perspektif historis, konseptual serta implementasi di era kontemporer, pada beberapa Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di Indonesia.