Sebanyak 539 item atau buku ditemukan

Kewirausahaan

Kewirausahaan

Kewirausahaan yang sebutan populernya entrepreneurship memang sangat erat kaitannya dengan kegiatan perekonomian. Namun sebenarnya kalau dikaji secara mendalam ternyata lebih luas dari itu. Entrepreneurship yang menghasilkan wirausaha atau entrepreneur seseungguhnya tidak melulu berdampak ekonomis, tetapi dapat pula membuahkan berbagai nilai ideal dalam tataran sosial, politik, budaya dan aspek terkait lainnya. Artinya kalau bicara tentang wirausaha bukan berarti hanya memperbincangkan pengusaha atau pebisnis, melainkan setiap pekerjaan yang dilakukan individu tertentu sesuai dengan bidang profesinya yang didasari oleh jiwa wirausaha serta semangat dan nilai-nilai kewirausahaan.

Kewirausahaan yang sebutan populernya entrepreneurship memang sangat erat kaitannya dengan kegiatan perekonomian.

Kewirausahaan Pola Pikir, Pengetahuan, Dan Keterampilan

pembentukan semangat kewirausahaan berupa pola pikir, pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi seorang wirausaha sukses disajikan secara luas dan step by step dalam buku ini. *** Persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia Group)

pembentukan semangat kewirausahaan berupa pola pikir, pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi seorang wirausaha sukses disajikan secara luas dan step by step dalam buku ini. *** Persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia Group)

Aspek Hukum Kewirausahaan

Aspek Hukum Kewirausahaan

Seperti disampaikan oleh penulis buku ini bahwa di Indonesia, entrepreneurial skill perlu dikembangkan untuk menekan sekecil mungkin tingkat kemiskinan, karena dengan mengandalkan investor asing untuk membuka lapangan kerja tidaklah cukup. Salah satu cara atau jalan terbaiknya adalah mengandalkan sektor pendidikan dalam mengubah pola pikir lulusannya dari orientasi mencari kerja menjadi mencetak lapangan kerja sendiri alias menjadi wirausahawan mandiri.

Seperti disampaikan oleh penulis buku ini bahwa di Indonesia, entrepreneurial skill perlu dikembangkan untuk menekan sekecil mungkin tingkat kemiskinan, karena dengan mengandalkan investor asing untuk membuka lapangan kerja tidaklah cukup.

Kewirausahaan Teknik Sipil

Kewirausahaan Teknik Sipil

Buku ini terdiri dari 10 bab yang memuat beragam pokok bahasan tentang kewirausahaan.setiap bab dari buku ini menyediakan daftar petanyaan dan latihan sebagai bahan penguasaan materi yang telah diajarkannya. Berikut juga juga disampaikan beberapa tugas, akan tetapi tidak semua bab menyediakan tugas. Untuk menambah performa publikasi buku sebagai bahan ajar di lingkungan Pendidikan tinggi vokasi, selayaknya tugas-tugas diberikan pada setiap babnya.

Buku ini terdiri dari 10 bab yang memuat beragam pokok bahasan tentang kewirausahaan.setiap bab dari buku ini menyediakan daftar petanyaan dan latihan sebagai bahan penguasaan materi yang telah diajarkannya.

Kewirausahaan

Penafsiran masyarakat bahwa kewirausahaan identik dengan apa yang dimiliki dan dilakukan oleh usahawan atau wiraswastawan dinilai kurang tepat. Hal demikian dikarenakan jiwa dan sikap kewirausahaan mampu dimiliki oleh setiap orang yang berpikir kreatif dan inovatif dengan cara menelaah dan bertindak yang didasarkan pada peluang bisnis, pendekatan holistik, dan kepemimpinan yang seimbang sehingga mampu memunculkan ide berwirausaha. Mencari ide yang bagus merupakan langkah pertama dalam proses mengubah kreativitas wirausahawan menjadi sebuah peluang. Ide yang dihasilkan perlu dilakukan analisis kelayakan agar ide tersebut bisa tervalidasi. Analisis Kelayakan (feasibility analysis) adalah proses menentukan apakah ide. Seorang wirausahawan merupakan dasar yang bisa bertahan untuk membentuk sebuah usaha yang sukses. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah ide bisnis layak diwujudkan. Analisis kelayakan produk atau jasa menentukan daya tarik ide suatu produk atau jasa bagi calon pelanggan dan mengidentifikasi berbagai sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk atau jasa tersebut. Hasil analisis kelayakan yang telah dilakukan akan membantu wirausahawan untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menysun perencanaan yang diperlukan dan perancangan startegi. Kegiatan merancang strategi merupakan fondasi dasar untuk mencapai tujuan perusahaan. Sangat sering terjadi, wirausahawan yang sangat optimis dan antusias dalam menggerakkan perusahaan ditakdirkan gagal karena mereka tidak pernah meluangkan waktu untuk menetapkan strategi yang dapat membedakan mereka dengan pesaingnya. Dalam lingkungan persaingan global yang sangat sengit ini, perusahaan, baik besar ataupun kecil, yang tidak berpikir dan bertindak secara strategis benar-benar rentan sehingga diperlukan pengembangan strategi. Tujuan pengembangan rencana strategis adalah untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Dari perspektif strategis, kunci bagi kesuksesan bisnis adalah pengembangan keunggulan kompetitif yang unik, yaitu keunggulan yang menciptakan nilai bagi pelanggan dan sukar ditiru oleh para pesaing. Keunggulan kompetitif yang dihasilkan akan dikemas dalam bisnis model yang tepat untuk mendukung pengembangan bisnis tersebut, sampai pada tahap keberlajutan bisnis tersebut yang memerlukan perlindungan yang dapat dilakukan dengan mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) karena wirausahawan yang baik adalah wirausahawan yang telah memiliki perencanaan bagaimana mengelola hak kekayaan intelektualnya.

Penafsiran masyarakat bahwa kewirausahaan identik dengan apa yang dimiliki dan dilakukan oleh usahawan atau wiraswastawan dinilai kurang tepat.