Sebanyak 139 item atau buku ditemukan

La perception du milieu naturel à travers la littérature orale Touarègue Kel Aïr du Niger

Le champ notionnel et polysémique de l’espace faisant l’objet d’un intérêt de plus en plus vif, se trouve analysé selon des points de vue disciplinaire multiples captivant à la fois la géographie, l’architecture aussi bien l’urbanisme, la philosophie, le cinema, les médias, l’anthropologie et la littérature. Dans un contexte littéraire et sociolinguistique, cette étude décrit dans une perspective pragmatique, textuelle et contextuelle, la perception de l’environnement ainsi que les éléments du milieu naturels vus par la tradition orale dans le complexe écologique de la réserve naturelle nationale de l’Aïr-Ténéré. Dans un système écologique, la mémoire collective est un discours incontournable pour la compréhension des interactions entre les différentes espèces naturelles qui y vivent. Mais les différentes formes orales restent souvent méconnues. La présente recherche ambitionne de combler cette lacune. Pour une question de commodité, elle comporte les conceptions de l’espace découlant des genres traditionnels sémantiques de la mémoire collective de Kel Tamasheq de l’Aïr au Nord Niger, dont les énoncés sont représentés en typologie, en style sémiotique et en symboles.

... sont déterminées dans 6 dogmes qui consistent à croire en : l'unicité de Dieu, aux Anges, aux Livres révélés, aux Envoyés le nabi l'« envoyé » le rasûl l'« envoyé-messager », au jour dernier, et en la Prédestination (Qadar).

PEMBELAJARAN BAHASA ARAB KONTEMPORER

Konstruksi Metodologis Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Komunikatif - Sosiolinguistik

Konsepsi metodologis pembelajaran bahasa Arab belakangan ini, tampak mengalami stagnasi yang begitu panjang. Antara sesama lembaga pendidikan Islam, mulai dari pesantren, pendidikan formal dan informal, madrasah, diniyah hingga lembaga kursus, belum punya standar metodologis yang disepakati secara bersama-sama sebagai batas capaian minimum. Metode pembelajaran yang ada, merupakan produk klasik yang diterapkan. Belum ada inovasi di tengah perkembangan keilmuan yang sangat pesat. Buku ini sengaja hadir untuk memberikan re-metodologis pembelajaran bahasa Arab yang dimulai dari “pengulitan” nilai, yaitu pendekatan (approach) pembelajaran. Suatu pendekatan yang memadukan antara reposisi konteks kebahasaan dengan mencermin pada budaya kontemporer dan kebudayaan masyarakat Arab terkait dengan post vocabulary. Dengan cara tersebut, bahasa Arab diharapkan “bersinar” kembali, sebagaimana pernah diraih pada selang waktu tahun 1887-1972. Saat itu bahasa Arab mampu menguasai dataran global dengan sumber-sumber literatur berbahasa Arab, ilmuwan-ilmuwan dunia menggunakan bahasa Arab, bahkan pada puncaknya (tahun 1972), UNESCO memberikan penghargaan kepada bahasa Arab sebagai bahasa internasional, setara dengan bahasa Inggris, Perancis, Tunisia, dan Itali.

Konsepsi metodologis pembelajaran bahasa Arab belakangan ini, tampak mengalami stagnasi yang begitu panjang.

Daftar Kosakata Bahasa Sunda dalam Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia mencerminkan keberagaman bangsa Indonesia. Bahasa negara kita itu ternyata diperkaya oleh kosakatakosakata bahasa daerah di Indonesia yang banyak jumlahnya. Berapa jumlah bahasa-bahasa daerah di Tanah Air? Menurut informasi dari Prof. Dr. Gufran Ali Ibrahim, M.S., Guru Besar Bidang Antropolinguistik Universitas Khairun, Ternate, Indonesia adalah negara yang memiliki bahasa daerah terbanyak kedua di dunia, sebanyak 646 bahasa daerah/etnik (menurut Badan Bahasa) atau 720 bahasa daerah/etnik (menurut Summer Institute of Linguistics, SIL). Sementara itu, Papua Nugini adalah negara yang memiliki bahasa daerah terbanyak pertama di dunia, sebanyak 820 bahasa daerah/etnik.

Bahasa Indonesia mencerminkan keberagaman bangsa Indonesia.

Daftar Kosakata Bahasa Jawa dalam Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia mencerminkan keberagaman bangsa Indonesia. Bahasa negara kita itu ternyata diperkaya oleh kosakatakosakata bahasa daerah di Indonesia yang banyak jumlahnya. Berapa jumlah bahasa-bahasa daerah di Tanah Air? Menurut informasi dari Prof. Dr. Gufran Ali Ibrahim, M.S., Guru Besar Bidang Antropolinguistik Universitas Khairun, Ternate, Indonesia adalah negara yang memiliki bahasa daerah terbanyak kedua di dunia, sebanyak 646 bahasa daerah/etnik (menurut Badan Bahasa) atau 720 bahasa daerah/etnik (menurut Summer Institute of Linguistics, SIL). Sementara itu, Papua Nugini adalah negara yang memiliki bahasa daerah terbanyak pertama di dunia, sebanyak 820 bahasa daerah/etnik.

Bahasa Indonesia mencerminkan keberagaman bangsa Indonesia.

Daftar Kosakata Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia mencerminkan keberagaman bangsa Indonesia. Bahasa negara kita itu ternyata diperkaya oleh kosakatakosakata bahasa daerah di Indonesia yang banyak jumlahnya. Berapa jumlah bahasa-bahasa daerah di Tanah Air? Menurut informasi dari Prof. Dr. Gufran Ali Ibrahim, M.S., Guru Besar Bidang Antropolinguistik Universitas Khairun, Ternate, Indonesia adalah negara yang memiliki bahasa daerah terbanyak kedua di dunia, sebanyak 646 bahasa daerah/etnik (menurut Badan Bahasa) atau 720 bahasa daerah/etnik (menurut Summer Institute of Linguistics, SIL). Sementara itu, Papua Nugini adalah negara yang memiliki bahasa daerah terbanyak pertama di dunia, sebanyak 820 bahasa daerah/etnik.

Bahasa Indonesia mencerminkan keberagaman bangsa Indonesia.

Pesantren Multicultural Model Pendidikan Karakter Humanis-Religius di Pesantren Ngalah Pasuruan

Pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan asli Indonesia (indigenous) yang bertujuan menjadikan, membina, mendalami agama yatafaqquhu finddin, mencetak manusia seutuhnya kaffah dan membentuk kepribadian manusia yang memiliki sikap yang dapat memosisikan dirinya sebagai hamba Allah Swt. dan sebagai khalifah di bumi, mengajarkan nilai-nilai Islam dan mengamalkan Islam yang ramah dan berjiwa rahmatan lil aalamin. Karakteristik Islam yang ditampilkan oleh para ulama pemangku pesantren sebagaimana Nabi Muhammad Saw. mengajarkannya adalah penanaman dan pengembangan nilai-nilai infitah (inklusif), tawassut (moderat), musawah (persamaan), dan tawazun (seimbang), karena itu pesantren tampil pula sebagai agen pembudayaan nilai, norma, sekaligus pesan-pesan keagamaan yang memiliki nilai harmoni, kerukunan, persatuan, dan kedamaian bahkan para ahli menilai pesantren mempunyai peran yang cukup signifikan dalam melestarikan budaya lokal, termasuk memelihara nilai-nilai dan tatanan sosial yang harmonis di sekelilingnya. Dalam hal ini Pesantren Ngalah menyelenggarakan keseimbangan ilmu umum dan ilmu agama secara integratif dan sistemik, dan juga mengajarkan secara seimbang antara trilogi Islam: tauhid, syariat/ibadah dan juga tasawuf/thoriqoh. Keilmuan bidang tauhid dan syariat/ibadah diajarkan di lembaga pendidikan formal dan nonformal, sedangkan bidang tasawuf/thoriqoh diajarkan melalui sistem informal. Buku ini menawarkan sejumlah gagasan yang cemerlang yang mudah dipahami dan diimplementasikan di dunia pesantren, di antaranya adalah konsep dasar pendidikan pesantren humanis religius, pendidikan karakter multikultural di pesantren, konsep dasar model pendidikan karakter di pesantren, model pendidikan karakter multikultural, desain pendidikan humanis religius dalam membentuk karakter multikultural santri, best practice nilai karakter multikultural, konstruksi model pendidikan pesantren humanis religius dan konstruksi pendidikan pesantren humanis religius. Buku ini sangat tepat menjadi bacaan dan sumber insprasi bagi mahasiswa S1, S2, S3, dosen, peneliti, serta pengembang teori pendidikan, dan juga masyarakat umum yang concern dengan dunia pesantren untuk mengenal, memahami, mengimplementasikan dan mempertahankan marwah pesantren ala Indonesia.

Kedua, ranah afektif (affective goal) meliputi: (1) membuat anak didik mampu mengembangkan kesadaran dan kepekaan kultural, (2) membuat anak didik mampu menghormati perbedaan identitas kultural dan agama, (3) membuat anak didik mampu ...

Pengantar Penerjemahan

Perkembangan teknologi membawa arus perubahan luar biasa pada dunia terjemahan. Meskipun begitu, kajian terjemahan seperti tidak pernah habis karena terkait dengan bahasa yang lahir dari konteks budaya berbeda. Teknologi menjadi tambahan item dalam kajian penerjemahan melengkapi aspek lain seperti penerjemah (pelaku), budaya, linguistik, terjemahan sebagai profesi dan aspek aspek turunannya. Namun demikian, serpihan aspek-aspek yang kompleks dalam dunia terjemahan tersebut harus didekati dari satu pintu awal; pemahaman terhadap dasar-dasar konsep terjemahan. Buku ajar ini merangkum konsep-konsep dasar menggunakan referensi literatur dari praktisi-praktisi penerjemahan, sebagai pedoman bagi mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris dalam menerjemahkan beragam jenis teks secara terukur dan sistematis. Tuntutan capaian pembelajaran vokasional yang dirancang demi memenuhi tujuan-tujuan spesifik sesuai analisis kebutuhan industri menjadi pertimbangan kedalaman bahasan dalam setiap bab, selain keterbatasan jumlah jam pembelajaran terjemahan dalam keseluruhan masa studi. Sekalipun demikian, tantangan tersebut diharapkan tidak mengurangi tujuan besar bahwa buku ini mampu berperan sebagai pegangan yang memadai bagi mahasiswa vokasional yang lebih banyak menjalankan proses pembelajaran yang mendekati problem based learning. Di dalam buku ini juga diberikan petunjuk-petunjuk praktis agar mahasiswa mendapatkan gambaran secara lebih mendetail mengenai berbagai metode dan teknik penerjemahan yang efektif di dunia kerja pengalihbahasaan, serta latihan-latihan menerjemahkan teks yang dapat dilakukan baik di dalam kelas maupun di luar kuliah. Kami berharap agar setelah membaca isi buku ini dan menerapkan metode-metode yang diajarkan, para pemula dalam penerjemahan menjadi lebih percaya diri untuk mencoba berkarir sebagai penerjemah.

Perkembangan teknologi membawa arus perubahan luar biasa pada dunia terjemahan.

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi

Secara ringkas buku ini membahas mengenai fungsi bahasa, ragam bahasa, dan pedoman umum ejaaan baku. Turut disinggung mengenai pedoman pengutipan, penulisan catatan kaki, bibliografi serta dibumbui dengan materi mengenai diksi, kemudian berlanjut pada kalimat efektif, dan berbagai hal mengenai paragraf. Selain itu, akan disinggung tentang penalaran, yaitu hakikat, jenis, dan hubungannya dengan penulisan ilmiah. Untuk pengayaan, dipaparkan pula perencanaan penulisan karangan serta konvensi naskah dan penyuntingan. Terakhir, dibahas pula mengenai seluk beluk resensi, teori penulisan, dan contoh resensi. Garudhawaca.

Secara ringkas buku ini membahas mengenai fungsi bahasa, ragam bahasa, dan pedoman umum ejaaan baku.

Konsep dan Aplikasi Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi

Mengapa Bahasa Indonesia perlu dikuliahkan kepada mahasiswa? Atau secara lebih spesifik dan operasional, pertanyaan itu menjadi: Mengapa perlu ada mata kuliah Bahasa Indonesia pada jenjang pendidikan tinggi? Jawaban pertanyaan itu bersangkut paut dengan isi dalam buku ini karena salah satu wujud strategi pelaksanaan pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia adalah melalui pengajarannya di lembaga-lembaga pendidikan. Pembinaan perlu dilakukan karena para penutur bahasa pada umumnya lebih mengutamakan keberhasilan dalam berkomunikasi daripada mementingkan kegramatikalan dan penggunaan kata baku. Secara khusus masih ditemukan kesalahan berbahasa dalam karya tulis ilmiah yang disusun oleh peserta didik. Kurangnya wawasan kebahasaan para pemakai Bahasa Indonesia, diduga menjadi penyebab kesalahan tersebut. Buku "Konsep dan Aplikasi Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi" ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah tersebut. Di samping itu, buku ini juga dimaksudkan untuk membantu pemakai bahasa dalam menulis karya tulis ilmiah. Buku ini dilengkapi dengan bagian pengantar pada setiap awal bagian dan rangkuman di tiap akhir bagian. Pada akhir setiap bagian disertakan soal-soal latihan untuk menguji pemahaman mahasiswa terhadap bagian-bagian yang ada.

Kurangnya wawasan kebahasaan para pemakai Bahasa Indonesia, diduga menjadi penyebab kesalahan tersebut. Buku "Konsep dan Aplikasi Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi" ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah tersebut.

Kamus Bahasa Indonesia; Untuk Pelajar, Mahasiswa & Umum

Apa yang kamu butuhkan saat ingin mengetahui arti suatu kata? Ya, jawabannya adalah Kamus. Selain mencari arti suku kata, melalui kamus kita juga dapat menambah wawasan pengetahuan, sarana berekspresi, dan berkomunikasi dalam berbagai bidang. Semua manfaat kamus tersebut dapat kamu temukan dalam kamus ini, karena kamus ini memuat: Tiap kosakata memuat definisi dan arti yang jelas dan padat, berikut sinonim dan antonim; Dilengkapi dengan padanan istilah yang sering digunakan dalam dunia teknologi informasi dan komputer; Berbagai kosakata pilihan dari berbagai bidang ilmu, dari ilmu-ilmu sosial hingga eksakta; Dilengkapi kelas kata, turunan kata dan contoh pemakaian kata, untuk memudahkan pemahaman

Apa yang kamu butuhkan saat ingin mengetahui arti suatu kata?